widgeo.net

Cara Membuat Kartu Pelajar dengan mudah

Friday, 12 September 2014


Membuat Kartu Pelajar. Untuk membuat kartu pelajar sebenarnya tidak sulit, asalkan kita tahu teknik dan cara membuatnya. benarkan kan ? Apalagi sekarang juga banyak kita temukan software kartu pelajar atau aplikasi kartu pelajar, tapi kalau menggunakan software mungkin kita harus mengeluarkan rupiah untuk membelinya.

Sebelum anda membuat kartu pelajar, maka yang perlu anda ketahui adalah ukuran kartu pelajar. Jika anda ingin membuat kartu pelajar dengan ukuran seperti Kartu ATM, maka ukurannya adalah 8,6 cm x 5,6 cm. Ukuran seperti ini biasaanya kalau kita ingin membuat kartu pelajar yang terbuat dari kertas PVC yang di laminasi sehingga kartu yang sudah jadi nanti seperti kartu ATM.

Tahap awal pembuatan kartu pelajar adalah membuat desain kartu pelajar. Anda bisa menggunakan software corel draw ataupun photoshop untuk membuat desain ini. ingat ukuran untuk desain kartu pelajar adalah 8,6 x 5,6 cm.

Setelah desain jadi, maka anda memasukkan data-data siswa ke dalam desain seperti nis, nama, jenis kelamin dan alamat.

Contoh "Suffix and Prefix in English"

Wednesday, 10 September 2014

Suffixes

A suffix goes at the end of a word. A prefix goes at the beginning.
A suffix is a group of letters placed at the end of a word to make a new word. A suffix can make a new word in one of two ways:
  1. inflectional (grammatical): for example, changing singular to plural (dog > dogs), or changing present tense to past tense (walk > walked). In this case, the basic meaning of the word does not change.
  2. derivational (the new word has a new meaning, "derived" from the original word): for example, teach > teacher or care > careful

Inflectional suffixes

Inflectional suffixes do not change the meaning of the original word. So in "Every day I walk to school" and "Yesterday I walked to school", the words walk and walked have the same basic meaning. In "I have one car" and "I have two cars", the basic meaning of the words car and cars is exactly the same. In these cases, the suffix is added simply for grammatical "correctness". Look at these examples:
suffix
grammatical change
example
original word
example
suffixed word
-s
Plural
Dog
dogs
-en
plural (irregular)
Ox
oxen
-s
3rd person singular present
Like
he likes
-ed
past tense
past participle
Work
he worked
he has worked
-en
past participle (irregular)
Eat
he has eaten
-ing
continuous/progressive
Sleep
he is sleeping
-er
Comparative
Big
bigger
-est
Superlative
Big
the biggest

Derivational suffixes

With derivational suffixes, the new word has a new meaning, and is usually a different part of speech. But the new meaning is related to the old meaning - it is "derived" from the old meaning.

Conditional Sentences



Conditional Sentences
Conditional Sentences are also known as Conditional Clauses or If Clauses. They are used to express that the action in the main clause (without if) can only take place if a certain condition (in the clause with if) is fulfilled. There are three types of Conditional Sentences.
“Kalimat-kalimat bersyarat juga dikenal sebagai Conditional Clauses atau If Clauses.Mereka digunakan untuk mengungkapkan yang tindakan dalam klausul utama (tanpa jika) hanya dapat terjadi jika kondisi tertentu (dengan jika) dipenuhi.Ada tigajenis Conditional Sentences”.
Dalam tata bahasa, kalimat kondisional adalah kalimat membahas implikasi faktual atau situasi hipotetis dan konsekuensinya. Bahasa menggunakan berbagai konstruksi kondisional dan bentuk kata kerja (seperti mood bersyarat) untuk membentuk kalimat tersebut. Kalimat bersyarat penuh mengandung dua klausa: kondisi atau protasis, dan konsekuensi atau apodosis. Jika hujan [kondisi], (maka) piknik akan dibatalkan [konsekuensi]. Sintaktis, kondisi ini klausa bawahan, dan konsekuensinya adalah klausa utama. Namun, sifat dari seluruh kalimat yang terutama ditentukan oleh sifat protasis (kondisi) (tegang dan derajat factualness).

Conditional Tipe I
Dalam konstruksi, klausa kondisi mengungkapkan kondisi kebenaran yang tidak terverifikasi. Kata kerja dalam klausa kondisi di masa lalu tegang (dengan interpretasi lampau) atau dalam waktu sekarang (dengan interpretasi waktu sekarang atau masa depan). Klausa hasil bisa dalam, masa lalu, sekarang, atau masa depan. Umumnya, kalimat bersyarat dari kelompok ini adalah dalam dua kelompok, "bersyarat nol" dan potensi atau indikasi bersyarat, sering disebut "pertama kondisional" atau "kondisional 1". Kelas ini meliputi laporan universal (kedua klausa di masa sekarang, atau kedua klausa di masa lalu) dan prediksi.
Digunakan untuk mengekspresikan pengandaian yang dibuat berdasarkan fakta di masa sekarang atau masa yang akan dating dan pengandaian ini bias saja terjadi. Klausa “if” biasanya dalam bentuk Present Simple Tense.

Ulasan Singkat Kurikulum 2013

Kurikulum 2013 merupakan suatu kurikulum yang dibentuk untuk mempersiapkan lahirnya generasi emas bangsa Indonesia,dengan sistem dimana siswa lebih aktif dalam kegiatan belajar mengajar (KBM).
Pengetahuan dalam kurikulum 2013 sama seperti kurikulum-kurikulum sebelumnya, yaitu penekanan pada tingkat pemahaman siswa dalam pelajaran. Nilai dari aspek pengetahuan bisa didapat dari Ulangan Harian, Ujian Tengah/Akhir Semester, dan Ujian Kenaikan Kelas. Pada kurikulum 2013, Pengetahuan bukan aspek utama seperti pada kurikulum-kurikulum sebelumnya.
Keterampilan merupakan aspek baru dalam kurikulum di Indonesia. Keterampilan merupakan penekanan pada skill atau kemampuan. misalnya adalah kemampuan untuk mengemukakan pendapat, berdiksusi/bermusyawarah, membuat laporan, serta berpresentasi. Aspek Keterampilan merupakan salah satu aspek penting karena hanya dengan pengetahuan, siswa tidak dapat menyalurkan pengetahuan tersebut sehingga hanya menjadi teori semata. Selain aspek pengetahuan dan keterampilan, dalam kurikulum ini juga dikembangkan aspek penilaian sikap dalam kegiatan belajar siswa di sekolah. Sikap meliputi sopan santun, adab dalam belajar, absensi, sosial, dan agama.Diperlukan kerja sama yang baik antara orang tua,guru mata pelajaran,wali kelas dan guru BK agar penilaian aspek ini lebih optimal.
Dalam kurikulum 2013 ini, susunan mata pelajaran yang ada tidak jauh berbeda dengan kurikulum sebelumnya, speerti pada tingkat :

Cara Mempercepat/Meningkatkan Kecepatan Koneksi Internet Mozilla

Monday, 1 September 2014

Cara Mempercepat Koneksi Internet Dengan Mozilla. Berawal dari lambatnya koneksi internet yang saya pakai, menyebabkan loading time yang lama dan menjengkelkan maka mulailah proses tweaking mozilla firefox.Cara Mempercepat Koneksi Internet Dengan Mozilla Firefox ini adalah cara yg paling mudah untuk mempercepat akses internet kita. Cara atau Tweak firefox kali ini menggunakan fitur "about:config" yang merupakan fitur bawaan mozilla firefox yang ditunjukan untuk advanced user.
Dengan menggunakan trik about:config ini, kecepatan koneksi internet yang super lemot dapat dimaksimalkan dan manfaatnya tentu saja koneksi internet yang lambat akan menjadi lebih maksimal kecepatannya. Cara tweaking firefox merupakan cara mudah mempercepat koneksi internet dengan mozilla firefox ini tidak membutuhkan software maupun addons firefox tambahan. hanya menggunakan fitur bawaan dari mozilla firefox yaitu "about:config". Dalam menggunakan cara mempercepat internet pada browser mozilla firefox ini harus sedikit berhati-hati. Ketepatan value atau nilai yang dimasukan akan sangat berpengaruh terhadap hasil akhir kecepatan yang didapat. apabila salah dalam memasukan value, bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti mengalami crash pada firefox yang digunakan dan bahkan sampai koneksi menjadi lebih lambat dari sebelumnya. 
Inilah trik rahasia Cara mudah mempercepat internet dengan menggunakan browser mozilla firefox alias tweaking firefox dan hasilnya koneksi internet yang lambat lemot serta menjengkelkan akan menjadi lebih maksimal kecepatannya :

THE ROLE OF FORMAL INSTRUCTION IN SECOND LANGUAGE ACQUISITION

Monday, 16 June 2014



 Introduction
 
This chapter looks at second language acquisition in a classroom setting. It considers whether instruction makes a difference to SLA. This is an important issue, because it addresses the question of the role played by environmental factors in SLA. It is also an important educational issue, as language pedagogy has traditionally operated on the assumption that grammar can be taught.

Two board types of SLA can be identified according to the acquisition setting; 
  1. Naturalistic SLA.
  2. Classroom SLA.

Makalah Implementasi Tri Hita Karana di Kecamatan Seririt

Friday, 7 March 2014



BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Anggapan bahwa kecamatan Seririt tidak ubahnya seperti pisau bermata dua, mungkin memang benar adanya.Di satu sisi kecamatan Seririt merupakan kecamatan yang sangat potensial untuk berkembang di bidang SDM dan lainnya. Salah satu bukti nyata potensialnya kecamatan Seririt terlihat dari adanya pasar 24 jam yang tidak dapat dijumpai di kecamatan lainnya. Hal ini menunjukkan adanya pergolakan perekonomian di Kecamatan Seririt yang bisa dikembangkan sebagai upaya peningkatan perekonomian masyarakat Seririt. Di sisi lain banyak kalangan yang menyebut bahwa kecamatan Seririt merupakan Texasnya Buleleng. Heterogennya masyarakat Seririt turut memeberikann andil dari carut-marutnya situasi dan kondisi di lingkungan Seririt seperti banyaknya pelanggaran lalu lintas yang bukan hal awam lagi terjadi di lingkungan Seririt, pengalih fungsian parit-parit serta sungai Saba yang sepatutnya untuk system pengairan/drainase kini telah  menjadi tempat pembuangan sampah, serta konsep pura Hita Karana yang tidak sesuai dengan konsep pembangunan Padmasana pada sastra agama  dan kehadiran masyarakat Seririt  yang beragam Hindu untuk datang ke pura Padmasana semakin minim. Setidaknya hal ini harus sesegera mungkin harus dibenahi secara terpadu oleh pihak terkait demi menciptakan kerukunan di lingkungan Seririt.Kira-kira apakah solusi untuk menciptakan kerukunan serta meminimalisir carut marut yang terjadi di lingkungan Seririt?
Tri Hita Karana merupakan tiga penyebab untuk mencapai kebahagiaan.Ajaran Tri Hita Karana dapat dijadikann ajaran konkrit untuk menciptakan kerukunan diantara masyarakat Seririt yang heterogen yang diharapkan mampu meminimalisir dampak negativ  yang timbul di lingkungan Seririt yang dapat diubah kearah positif demi terwujudnya slogan kecamatan Seririt yakni Seririt BERSINAR (Bersih, Nyaman, Ramah).

Hubungan IQ, EQ, SQ, AQ, PQ, ESQ dengan pendidikan


Ø   IQ (Intelligence Quotients) is the term human intelligence capabilities to know the regular forces, planning something, problem solving abilities, learn, to understand an idea, thought, language and more.  Initial assumption of the IQ is innate abilities that absolute and can not be changed is wrong, because the modern research proved the IQ ability can be increased along with the learning process.
This intelligence was not clear for the one thing only, but for a lot of things. For example, someone with the ability to be proficient in music, and the other in terms of sports. The intelligence of the each individual is not same, but different from each other.

Ø   EQ (Emotional Quotients) is the ability to control yourself, passion, tenacity, and ability to motivate yourself and endure the frustration, willingness to handle instinct and emotion, not exaggerating pleasure, arrange the mood and keep the stress is not disable ability to think, to read the innermost feelings of others (empathy) and pray, to keep the relationship with other, capabilities to resolve problems, as well as to lead themselves and their neighborhood.
restoe-rc.blogspot.com ©2011. Powered by Blogger.
 
Administrator : @restu_rc
Copyright © 2011. Restoe's Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger Custom